Author: ed.

  • Pompes Darul Funun; Bekali Santri Tentang Bahaya Narkoba

    Pondok Pesantren Darul Funun (PP DF)-Padang Japang merupakan salah satu pesantren dengan sejarah perjuangan yang sangat panjang bahkan sudah eksis sebelum kemerdekaan. Sekarang ini PP DF berdiri megah dengan berbagai sarana pendukung pendidikan dan berbagai torehan prestasi regional dan nasional .

    PP DF terus berpacu untuk menjadi rahim lahirnya generasi emas Indonesia yang ditandai dengan kemampuan Iman, Ilmu dan Karakter yang seimbang. Salah satunya (17/12) PP DF melaksanakan kegiatan penyuluhan bahaya narkotika dan obat-obat terlarang (narkoba) kepada seluruh santri/wati. H.Adia putra pimpinan PP DF menjelaskan kegiatan ini merupakan respon PP DF terhadap penyebaran serta penyalah gunaan narkoba yang sangat memprihatinkan.

    Kita semua melihat bagaiman bahaya narkoba sudah merusak seluruh lampisan masyarakat, seluruh golongan sudah diracuni oleh aktivitas penyalah gunaan narkoba, lanjut Adia Putra. hal tersut mengharuskan semua komponen untuk berperan aktif dalam upaya penanggulangan bahaya narkoba tersebut harap, tokoh masyarakat Padang Japang ini.

    Menukuk dijelaskan, melalui kegiatan ini diharapkan santri/wati untuk memahami bahaya serta dampak negatif yang dibawa oleh narkoba, saya berharap kepada seluruh santri/wati untuk memasang niat agar tidak sekali-kali mencoba terlibat dalam aktivitas penyalah gunaan narkoba, baik sadar maupun tidak sadar, sekali terlibat akan mengahcurkan masa depan kita, pungkas pensiunan Kemenag ini.

    Terpisah H.Zakaria Kasi Pd.Pontren Kemenag Lima Puluh Kota menjelaskan, bahaya narkoba merupakan bahya latin yang sudah merambah semua lini kehidupan, bahaya latin tersebut sudah tidak pandang bulu, oleh sebab itu saya ingin pastikan bahwa tidak ada santri/wati kita yang terlibat dalam aktivitas tersebut, santri/wati PP DF merupakan kader-kader terbaik bangsa yang menjadi harapan umat dan bangsa kedepanya.

    atas nama pribadi dan lembaga saya menyambut baik kegiatan penyuluhan tersebut, dengan harapan semoga out come dari kegiatan tersebut dapat menjadi benteng penyelamat genarasi muda dari bahaya latin narkoba terang Zakaria.

    Kapada seluruh santri/wati saya mengajak untuk tampil digarda terdepan sebagai pelopor gerakan anti narkoba di pondok pesantren, mari kita jadikan pondok pesantren sebagai corong gerkan perang terhap narkoba. Mudah-mudahan kedepanya kita dapat membangun sebuah pola gerakan bersama yang mampu menjadi sarana dakwah bersama, tutup pria mudah senyum ini.

    Kegiatan penyuluhan bahaya narkoba sendiri diikuti oleh ratusan santri/wati PP DF, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan yang dilaksanakan satu hari penuh. Prestasi Yes, Narkoba No. (Dedi/APP)|Mira

    Sumber: https://sumbar.kemenag.go.id/berita/436675/pompes-darul-funun-bekali-santri-tentang-bahaya-narkoba

  • Praktek Manasik Haji PP Darul Funun : Dari Teori Menuju Praktek

    Sarilamak (Inmas)–Dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan serta mensinergikan pengetahuan teori dengan praktek Haji. Setiap tahunnya Ponpes Darul Funun Padang Japang melaksanakan praktek manasik haji bagi santri. Kegiatan ini diikuti oleh seluruh santri Kelas X. Guru bertugas menjaga pos-pos dalam Manasik Haji, misalnya Pos Arafah, Muzdalifah, Pos Tahalul, dan lain sebagainya.

    Nasrullah salah satu guru pembimbing mengatakan bahwa “Kegiatan ini bertujuan untuk implementasi materi pelajaran Haji dalam mata pelajaran Fiqih. Kegiatan ini diselenggarakan tiap tahun, pada semester satu. Sehingga, pihak Pondok Pesantren membuat peralatan sendiri berupa miniatur Kabah.

    Praktek manasik haji ini dilaksanakan Minggu (6/11) bertempat dihalaman Pondok Pesantren Darul Funun dibimbing langsung oleh Bapak Adiaputra Pimpinan Ponpes Darul Funun Padang Japang serta dibantu oleh guru yang membidangi mata pelajaran Fiqih dan guru-guru lainnya. Praktek manasik haji ini bertujuan untuk memberi pengetahuan tentang haji di usia dini, serta mengenalkan tata cara haji yang baik”.

    Lebih lanjut Adiputra menyampaikan, kegiatan praktek Haji merupakan upaya Pondok Pesantren untuk meningkatkan pemahamnan santri akan ibadah Haji yang secra teoritis telah diajarkan selama proses belajar dan mengajar. kita ingin santri tidak hanya memahami teorinya tapi juga menguasai prakteknya lanjuta Bapak mudah senyum ini.

    Menuduk disampaikan pula, para santri sangat antusias dengan kegiatan ini, karena seluruh rangkaian kegiatan manasik dilaksanakan dengan mengunakan alat peraga sesuai dengan standar yang aslinya. Harapan saya agar peserta yang mengikuti manasik haji ini dapat lebih menmahami pelaksanaan ibadah Haji secara holigistik, harap Adiaputra.

    Dihubungi terpisah Zakaria Kasi PD.Pontren Kemenag Lima Puluh Kota menyampaiakn, bahwa praktek manasik Haji di Ponpes Darul Funun diharapkan dapat memberikan gambaran dan pemahaman yang jelas tentang prosesi haji dan umrah serta pelaksanaan ibadah haji di tanah suci.

    Kalau selama ini materi-materi manasik telah disampaikan dalam pembelajaran di kelas, dengan praktek secara langsung di lapangan para santri akan lebih memahami bagaimana cara-cara thawaf, sai, saat wukuf di Arafah, saat melempar jumrah, serta pelaksanaan wajib, dan rukun haji lainnya, untuk itu manfaatkan latihan ini dengan sebaik-baiknya. tegas Zakaria

    Kedepanya saya berharap agar kegiatan manasik Haji di Pondok Pesantren dapat dilaksanakan secara lebih baik lagi dengan melahirkan terobosan-terobosan baru, kita sedang mengodok konsep manasik Haji untuk santri, dengan konsep manasik haji serentak di tingkat Kabupaten, mudah-mudahan program ini dapat kita realisasikan tahun depan, pungkas Bapak pengemar olah raga ini. (BD/APP)|Mira

  • Ponpes Darul Funun, Limapuluh Kota Targetkan 100 Kader Jurnalistik

    Sarilamak, Inmas–Aula pertemuan Pondok Pesantren Darul Funun (DF), Minggu (21/08) sontak meriah dan dipenuhui santri, peserta pelatihan kader Jurnalistik. Diraut muka peserta tergambar rasa antusias untuk mengikuti pelatihan yang dilaksanakan satu hari penuh. Para peserta seperti menemukan sumber mata air yang akan menghapus dahaga mereka tentang pengetahuan jurnalisme.

    H. Adia Putra Pimpinan PP Darul Funun dalam sambutanya menyampaikan, kegiatan pelatihan jurnalistik diharapkan mampu menjadi wahana bagi santri yang memiliki minat jurnalisme untuk mengembangkan potensi tersebut. Menukuk dijelaskan media merupakan alat untuk berdakwah yang harus dikuasai secara baik oleh para santri. Berdakwah akan jauh lebih efektif bila kita mampu menguasai media informasi yang ada, azamkan niat anak-anak semua untuk sungguh-sungguh menguasai media lanjut Bapak pensiunan Kemenag ini.

    Selanjutnya diurai kemampuan menulis, baik tulisan fiksi maupun non fisik bagi santri akan menjadi bekal dalam perjalanan kehidupan kedepanya. Bapak meyakini setiap santri/wati pasti memiliki potensi yang harus dikembangkan dan pelatihan hari ini merupakan bagian dari upaya memcetak kader jurnalisme yang handal, Darul Funun targetkan 100 Kader jurnalistik untuk tahun ini, pungkas Bapak mudah senyum ini.

    Pelatihan jurnalistik dengan tema Mengenal Jurnalistik; dari Praktek ke Teori, dalam pelaksanaanya peserta pelatihan dibagi menjadi empat kelompok. Dimana setiap kelompok ditargetkan dapat menerbitkan mading di akhir pelatihan. Mading tersebut setidaknya membuat sepuluh komponen yang sudah disepakati antara peserta dan nara sumber. Mading harus membuat, berita pendek, liputan khusus, profil tokoh, hasil wawancara, karikatur, puisi, hiburan, pengumuman, sambutan redaksi dan kosa kata dalam bahasa asing.

    Setelah menerima materi pelatihan dalam ruangan, para peserta langsung dituntun dalam praktek yang dilaksanakan diluar ruangan, mulai dari praktek membuat berita serta praktek fotografi. Selama proses pembuatan tugas (Mading_red) para peserta tampak didampingi nara sumber yang selalu membantu para peserta.

    Tepat pukul 15.30 seluruh kelompok telah menyelasaikan bahan mading mereka. Secara berjamaah dan didampingi nara sumber para peserta mengevaluasi seluruh hasil karya yang telah mereka kerjakan. Alfhia Parma yang didaulat sebagai nara sumber tampak sumringah dengan hasil pekerjaan peserta. Secara umum hasil dari pelatihan hari ini sangat memuaskan kita semua adik-adik peserta tinggal memperbanyak jam terbang dalam membuat berita, sehingga berita tersebut semakin hidup.

    Poin khusus untuk peserta yang memiliki bakat karikatur agar terus diasah dan dikembangkan, Kakak apresiasi bakat karikatur yang ada pada adik-adik peserta, terakhir Kakak mengajak seluruh peserta untuk terus berkarya dan berkaya terus. Kita semua memiliki tanggung jawab sejarah yang sama besar dalam mengukir prestasi di lembaga umat ini, pungkas mantan penggurus Lembaga Pres Mahasiswa Islam (Lapmi) ini. (APP/Rina)

    Sumber: https://sumbar.kemenag.go.id/berita/395788/ponpes-darul-funun-limapuluh-kota-targetkan-100-kader-jurnalistik

  • Pelepasan Alumni DFA 2015/2016 ke PTN/PTS

    Setelah upacara pagi Senin (5/9), pimpinan dfa Bapak Drs. Adiaputra didampingi majelis guru, secara resmi melepas alumni 2015/2016 memasuki perguruan tinggi, “Kami ucapkan syukur kepada Allah dan terima kasih kepada dfa yang telah memberi kami kesempatan meraih cita-cita yang akan kami raih”. sepatah kata dari perwakilan alumni yang disampaikan oleh Debi Noferantes.

    “Kami sangat bangga dengan apa yang diraih dfa saat ini, karena lulus tidak perguruan tinggi di daerah saja melainkan ada juga yang di Jawa, bahkan sampai ke luar negeri, ini seharusnya menjadi contoh yang akan diikuti adik-adiknya nanti, juga harus tetap istiqomah dalam mengejar cita-cita dan memajukan negeri. Alumni diharapkan selalu menjaga hubungan dan silaturahmi agar memudahkan adik-adik memasuki perguruan tinggi nantinya.” ujar Bapak Adi. (debi)

  • POSPENAS Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota

    Dalam sebuah kompetisi, semangat adalah salah satu modal dasar untuk maju. Percaya Diri adalah sikap yang akan mengiringi langkah seseorang untuk menggapai apa yang diharapkan dari sebuah kompetisi. Jadi bersemangatlah dalam berkompetisi yang diiringi oleh rasa percaya diri. Jangan kalah sebelum bertanding.

    Sarilamak, (Inmas). Hal ini disampaikan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota H. Gusman Piliang pada pembukaan Seleksi Pekan Olah Raga Dan Seni Santri Nasional (POSPENAS) Tingkat Kabupaten Limapuluh Kota. Kegiatan yang berlangsung pada Sabtu (30/07) dilaksanakan di Pondok Pesantren Darul Funun El Abbasiyah Padang Japang.

    Dalam arahan dan sambutannya Gusman juga mengatakan bahwa santri Pondok Pesantren harus mampu bersaing dalam segala bidang, bukan hanya dalam bidang agama. Santri Pondok Pesantren adalah mereka yang akan menjadi panutan ditengah-tengah masyarakat. Teruslah kembangkan diri dan potensi yang ada agar tidak canggung dalam bersosialisasi di tengah-tengah masyarakat nantinya.

    Gusman juga menompangkan harapan kepada seluruh peserta seleksi agar menjunjung tinggi sikap sportifitas dalam berkompetisi. Semoga dengan seleksi ini akan lahir santri-santri yang akan mengharumkan nama Kementerian Agama Limapuluh Kota di kancah Provinsi dan Nasional nanti, tutup Gusman.

    Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren H. Zakaria selaku Ketua Panitia Seleksi menyatakan seleksi ini dilakukan guna mencari bibit-bibit yang akan dibawa nanti pada Pospenas Tingkat Propinsi. Seleksi ini sengaja kita angkatkan guna melihat potensi yang ada pada santri kita. Image selama ini yang menunjukan bahwa santri Pondok Pesantren hanya berkutat pada kitab-kitab tak berbaris akan kita tunjukkan disini. Santri Pondok Pesantren juga punya skill yang handal dibidang olah raga dan seni, jelas Zakaria. Menurut putra Tanah Datar ini juga menjelaskan bahwa ada 162 santri yang berebut tiket ke tingkat propinsi dari tiga cabang lomba olah raga dan lima cabang lomba seni. Dari 12 Pondok Pesantren yang ada di Kabupaten Limapuluh Kota Alhamdulillah semuanya ikut ambil bagian.

    Kita sangat mengapresiasi antusias santri dan para guru kita. Semoga dengan seleksi yang kita adakan akan menelurkan santri-santri yang memilki daya saing yang tinggi dibidang olah raga dan seni, tutup Zakaria.

    Dikutip dari informasi yang disampaikan oleh beberapa panitia ada delapan macam cabang yang diperlombakan yaitu Badminton, Tenis Meja, Takraw, Kalighrafi, Seni Lukis Islami, Pidato Tiga Bahasa, Cipta dan Baca Puisi, dan Stand Up Comedy Islami. Semua peserta yang dinyatakan lulus oleh panitia akan dilakukan pembinaan ulang terlebih dahulu.

    Jika memungkinkan, maka mereka akan ikut berkompetisi nanti pada Pospenas Tingkat Provinsi yang akan digelar pada 8 sampai 10 Agustus 2016 Mendatang di Padang. (Nina)

    https://sumbar.kemenag.go.id/berita/387563/gusman-piliang-buka-pospenas-tingkat-kabupaten-limapuluh-kota

  • Santri PonPes Darul Funun Tembus Al Azhar University

    Sarilamak, (Inmas)–Tahun 2016 ini Pondok Pesantren Darul Funun El Abbasiyah (DFA) Padang Japang Kabupaten Limapuluh Kota patut berbangga. Debi Noverantes, salah seorang santri ponpes ini berhasil menembus Al Azhar University. H. Adia Putra, Pimpinan Pondok Pesantren DFA tersenyum sumringah ketika menerima berita ini. Berita kelulusan yang baru Senin pagi (13/06) didapat oleh pria mudah senyum ini. Adia mengatakan syukur yang tak terhingga.

    Ini prestasi yang sangat membanggakan bagi kami para majlis guru. Kenapa tidak, setiap tahun selalu ada santri kami yang mencoba masuk ke perguruan tinggi ternama itu, baru kali ini santri kami lulus. Alhamdulillah syukur yang teramat sangat kami ucapkan”, tutur adia dengan mata berkaca-kaca.

    Ia juga menambahkan prestasi ini kita peroleh karena kerjasama yang ikhlas dari santri dan guru. Kami sebagai pimpinan selalu memotivasi guru untuk mentransfer ilmu dengan ikhlas. Jangan hanya mengharapkan gaji atau honor. Mengajarlah dengan ikhlas. Kepada santri kami juga menyampaikan bahwa datang dan belajarlah di pondok pesantren dengan ikhlas agar ilmu menjadi berkah. Alhamdulillah dengan niat yang ikhlas santri kami banyak yang lulus di Perguruan Tinggi ternama baik di Sumatera maupun di Pulau Jawa.

    “Alhamdulillah untuk keberangkatan Debi, yayasan dan pihak pondok pesantren berinisiatif untuk mengumpulkan dana dari kaum muslimin dan muslimat dan telah terkumpul dana 20 juta rupiah. InsyaAllah anak kita akan berangkat dipertengahan Agustus mendatang”, urai Adia.

    H. Zakaria, Kepala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren menyatakan selamat kepada Debi Noverantes, yang telah mengharumkan nama Pondok Pesantren Limapuluh Kota. Kami sebagai Kepala Seksi yang membidangi Pondok Pesantren merasa sangat bersyukur. Kita berdoa akan lahir lagi santri Pondok Pesantren yang bisa mengikuti jejak Debi. Kita akan terus mensupport santri-santri kita untuk terus berprestasi, kepada Pondok Pesantren DFA kami ucapkan selamat. Inilah buah kerja keras pimpinan para majlis guru selama ini. Semoga akan menjadi amal pahala di sisi Allah SWT, ucap Zakaria.

    Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota H. Gusman Piliang ditemui diruang kerjanya menyampaikan apresiasi kepada Pondok Pesantren DFA atas prestasi siswanya yang patut diacungi jempol.

    “Ini sejarah baru dunia pendidikan di Ponpes DFA. Kita bangga dan bersyukur untuk itu. Kita berharap kepada Debi untuk serius menimba ilmu disana agar berguna bagi pribadinya dan bagi masyarakat. Terkait dengan dana untuk keberangkatan Debi, kami menyarakankan agar yang bersangkutan mengajukan permohonan kepada Baznas Limapuluh Kota dan kita akan merekomendasikannya”, tutur Gusman.

    Debi Noverantes termasuk salah santu santri yang berprestasi di DFA. Ia juga seorang hafizh. Ia pernah mewakili Limapuluh Kota dalam ajang Lomba Musabaqoh Kiraatil Kutub Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Berasal dari keluarga kurang mampu tidak menyurutkan semangatnya dalam belajar. Selamat Debi semoga di Perguruan tinggi idamanmu akan terlahir prestasi-prestasi membanggakan. Terkait juga dengan prestasi Pondok Pesantren DFA, untuk tahun pelajaran 2016/2017 dari hasil UN tingkat SMA se Kabupaten Limapuluh Kota DFA memperoleh peringkat III indeks integritas bidang study IPA dan peringkat IV dibidang IPS.(Nina)|DW

  • Perpisahan dengan siswa kelas IX

    Sarilamak,(Inmas)-Serentetan pagelaran Seni Islam ditampilkan pada acara Perpisahan dengan siswa kelas IX dibeberapa Madrasah dan Pondok pesantren di Kabupaten Limapuluh Kota. Tak ketinggalan Pondok Pesantren Darul Funun El Abbasiyah Padang Japang Kecamatan Guguak.

    Perpisahan yang dihadiri oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Limapuluh Kota H. Gusman Piliang mendapat apresiasi dari berbagai pihak. baik dari Gusman sendiri, orang tua, majlis guru dan komite. Dalam sambutan nya Gusman mengapresiasi pagelaran yang disuguhkan oleh siswa kelas VII sampai XII. Pagelaran seni bernuansakan Islam. Inilah yang harus kita pertahankan. Mewujudkan segala macam perilaku yang mencerminkan bahwa kita adalah siswa madrasah sekaligus santri Pondok Pesantren yang berakhlaqul Karimah.

    Lebih lanjut Gusman menjabarkan bahwa Pondok Pesantren tidak boleh kalah dengan madrasah. Pada Dasarnya Ponpes dan madrasah adalah satu kesatuan sebagai sebuah lembaga pendidikan. Pondok Pesantren sendiri harus selalu dikembangkan dan dihidupkan di tengah-tengah masyarakat.Kementerian Agama sebagai Leading Sector akan selalu memberikan bimbingan dan motifasi dalam kemajuan pondok pesantren di Limapuluh Kota, tutup Gusman.

    Dari sejumlah madrasah dan Pondok Pesantren yang menggelar perpisahan dengan siswanya Gusman selalu menyempatkan hadir. Darul Funun sendiri adalah kali kedua yang dikunjungi Gusman dalam menghadiri perpisahan setelah sehari sebelumnya di MTsN Dangung-Dangung.

    Pada kesempatan yang sama Putra Kubang ini juga menyerahkan Piagam Penghargaan dan bonus kepada santri tahfizh yang telah mencapai target.Adia Putra, Pimpinan Pondok Pesantren Darul Funun El Abbasiyah Padang Japang dalam sambutannya menyamapaikan pada tahun pelajaran 2015/2016 sebanyak 63 santri dari tingkat Tsanawiyah dan 24 orang santri dari tingkat Aliyah telah melaksanakan Ujian Nasional. Satu kebanggaan bagi kami warga Ponpes Darul Funun adalah bahwa pada tahun 2016 Ponpes ini adalah satu-satunya madrasah yang mendapat bimbingan dan pengelolaan dari Kementerian Agama secara khusus.

    Mencapai ini semua tidaklah mudah. Segala usaha dan kerja sama dari berbagai pihak telah menjadikan ponpes ini dilirik oleh masyarakat. Untuk itu kami selaku pimpinan mengucapkan terima kasih. semoga dengan segala usaha dan upaya kita akan mengantarkan Pondok Pesantren kearah yang lebih baik, pungkas pria yang sudah memasuki masa purna bakti ini.

    Satu hal yang menghidupkan pagelaran perpisahan di Ponpes Darul Funun El Abbasiyah adalah sesi dimana santri, orang tua dan majlis guru disandingkan dan saling memberi maaf. Moment yang cukup menguras air mata bagi para tamu yang hadir.(Nina)|Mira

    https://sumbar.kemenag.go.id/berita/366841/gusman-piliang-hidupkanlah-nuansa-pondok-pesantren-di-tengah-tengah-masyarakat

  • Pendaftaran Siswa Baru 2016/2017

    Pendaftaran Siswa Baru (PSB) ta 2016/2017

    Cara pendaftaran:
    1. Mengisi Form Online (dianjurkan) / datang ke DFA

    2. Alamat DFA
    Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah
    Jl. Tanjuang Rongik, Padang Japang,
    VII Koto Talago, Guguak, Lima Puluh Kota,
    Sumatera Barat 26253
    Telp: ( 0752 ) 97738

    3. Website pendaftaran online
    MTs: www.psb.darulfunun-elabbasiyah.sch.id
    MA: www.psb2.darulfunun-elabbasiyah.sch.id

    mohon diinformasikan kepada sanak saudara…

  • Pembagian Rapor Semester Ganjil 2015/2016

    (Padang Japang 05 Jan 2016)

    Setelah selesai melaksanakan ujian semester ganjil tp 2015-2016 Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah melaksanakan pembagian rapor pada hari Selasa 5 Januari 2016.

    Sebelum pembagian rapor dilaksanakan bertempat di halaman rusunawa , terlebih dahulu diumumkan para juara dari masing-masing lokal.

    Dalam sambutan dan Pengarahannya Pimpinan Perguruan Darul Funun El-Abbasiyah Padang Japang Drs. Adiaputra menyampaikan pentingnya santri mempedomani hasil evaluasi pembelajaran selama satu semester ini yang tergambar dalam rapor. Lebih lanjut disampaikan bahwa nilai rapor adalah dasar untuk santri untuk bisa melanjutkan ke jenjang yang lebih tinggi.

    Drs. Adiaputra yang sekaligus sebagai kepala MA Darul Funun menekankan pentingnya keseriusan santri untuk menyukseskan program Tahfiz Al-Qur’an yang merupakan salah satu program unggulan di Darul Funun.

    Turut memberikan sambutan kepala MTs Darul Funun Nasrullah,S.Ag,SH yang dalam amanatnya menyampaikan kepada santri untuk menjaga persaudaraan sesama santri dan menghindari perbuatan yang dapat merusak dan menimbulkan permusuhan. Sehingga akan menimbulkan suasana yang kondusif yang dapat mengantarkan santri untuk meraih cita-cita dengan aman dan lancar

    Setelah diumumkan para juara dari masing-masing kelas, disebutkan pula yang memperoleh juara umum. Untuk Madrasah Aliyah diperoleh Sisnetia Fadila dan Madrasah Tsanawiyah diraih oleh Irsawinda Nadifa

    Sekaligus diberikan hadiah bagi para pemuncak kelas. Dalam kesempatan itu dilaksanakan pula pembagian hadiah hasil kegiatan Class meeting

    Turut hadir Wakil Kepala dan Majelis guru serta seluruh siswa (Nas’76)

    Tautan: www.darulfunun-elabbasiyah.sch.id

  • Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 70

    Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 70, untuk Limapuluh Kota dipusatkan di lapangan Perguruan Darul Funun Padang Japang komplek Pesantren yang juga sarat nilai sejarah.

    Sarilamak, InmasKementerian Agama telah menunjukan eksistensinya selama 70 tahun sejak dilahirkan pada 3 Januari 1946, dimana untuk pertama kalinya di nahkodai oleh Menteri Agama almarhum Haji Mohammad Rasjidi.

    Kelahiran Kementerian Agama merupakan hasil dari sidang Komite Nasional Indonesia Pusat (KNIP) yang menghendaki pada negara Indonesia yang merdeka urusan Agama ditangani oleh satu Kementerian tersendiri. Upacara peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama ke 70, untuk Limapuluh Kota dipusatkan di lapangan Perguruan Darul Funun Padang Japang komplek Pesantren yang juga sarat nilai sejarah. Upacara dihadiri H. Iryanis, S. H Asisten Administrasi Umum Kab. Bupati Limapuluh Kota, Kapolres, Kajari, Ketua PN, Ketua PA dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemda Lima Puluh Kota, tampak juga hadir para pesiunan PNS Kemenag serta tokoh masyarakat Lima Puluh Kota.

    Bertindak sebagai inspektur upacara Iryanis membacakan sambutan tertulis Menteri Agama menyampaikan,Kementerian Agama hadir sebagai penjelmaan cita-cita dan kepribadian bangsa Indonesia yang religius. Eksistensi Kementerian Agama merefleksikan hadirnya negara untuk member jaminan terhadap kehidupan beragama dan kemerdekaan tiap-tiap penduduk untuk Memeluk agamanya dan untuk beribadat sesuai keyakinan yang dianutnya.

    Peringatan Hari Amal Bakti Kementerian Agama membawa pesan kepada kita semua untuk bersama-sama mewujudkan supremasi nilai-nilai ke-Tuhanan dan keagamaan sebagai spirit pembangunan bangsa yang tidak dapat tergantikan. Sesuai dengan tema, Meneguhkan Revolusi Mental Untuk Kementerian Agama yang Bersih dan Melayani.

    Dihubungi setelah pelaksanaan upacara, H.Gusman PiliangKakan Kemenag Limapuluh Kota didampingi Drs. Ifkar, M. Ag Kasubag TU dan H. Safrijon Ketua Pelaksana HAB ke 70 menyampaikan, apresiasi serta ucapan terimakasih yang setinggi-tingginya kepada seluruh panitia yang telah mempersiapkan kegiatan upacara ini sehingga berjalan dengan penuh hikmat, tertib dan meriah.

    Terkhusus saya sampaikan apresiasi kepada keluarga besar Perguruan Darul Funun Padang Japang, yang pada tahun ini diamanahkan sebagai tuan rumah pelaksanaan upacara, menukuk disampaikan, saya mengajak seluruh aparatur Kemenag untuk dapat menghayati sekaligus mengamalkan pesan moral dari tema HAB tahun ini, dengan harapan seluruh capaian prestasi yang telah kita pahat bersama, pada masa yang akan datang perlu kita tingkatkan bersama.

    Mudah-mudahan peringatan HAB tahun ini tidak hanya menjadi kegiatan serimonial yang kering subtansi, simpul Bapak pengemar olah raga ini. Upacara berjalan dengan penuh hikmat, pengibaran bendera merah putih dilaksanakan tim Pakisbra MAS Darul Funun, Tim Korsik MAN Padang Japang, dalam rangkaian upacara HAB ke 70 juga diserahkan secara simbolis penghargan Satya Lencana Satya bagi PNS yang telah mengabdi 10, 20 dan 30 tahun, serta beasiswa dari UPZ Kemenag Lima Puluh Kota kepada peserta didik dari berbagai Madrasah Lima Puluh Kota. (APP/Rina)

    https://sumbar.kemenag.go.id/berita/318961/asisten-iii-inspektur-hab-ke-70-limapuluh-kota